OmniSeps membaca semua channel separasi dan membuat lembar referensi warna tinta secara otomatis — lengkap dengan nama Pantone yang akurat, siap dibawa ke meja mixing.
9 Mei 2026

Salah satu bottleneck paling umum di workshop sablon yang sibuk terjadi sebelum mesin bahkan berjalan: orang yang mixing tinta tidak tahu persis warna mana yang ada di job tersebut. Mereka membaca nama channel dari layar, mencatatnya, mencoba mencocokkan sesuatu yang visual. Seseorang berteriak dari seberang ruangan. Seseorang membuka file yang salah. Seseorang mixing warna yang salah.
OmniSeps mengeliminasi masalah itu dengan satu klik.
Setelah separasi selesai di OmniSeps, Color Bar membaca setiap channel dalam dokumen dan menghasilkan lembar referensi baru — layout visual yang bersih yang menampilkan setiap warna tinta sebagai swatch, bernomor urut, dengan nama warna lengkap di bawahnya.
Hasilnya adalah dokumen yang benar-benar bisa digunakan oleh operator press atau orang yang mixing tinta. Tidak perlu lagi menggali panel Channels. Tidak perlu handoff verbal. Setiap warna dalam job, tersusun dengan jelas, dalam urutan yang benar.
Di kebanyakan workshop, informasi warna ada di dalam Photoshop — di panel Channels, di file separasi, di komputer designer. Orang yang paling butuh informasi itu — yang mixing tinta atau loading screen — sering tidak punya cara bersih untuk mendapatkannya.
Yang biasanya terjadi: seseorang screenshot panel Channels, paste ke chat, dan berharap orang lain bisa membacanya. Atau tulis nama warna di kertas. Atau tanya secara verbal dan sesuatu hilang.
Color Bar membuat handoff ini bersih. Satu dokumen, semua warna, siap dibagikan.
Untuk pemilik workshop: bisa review setiap warna tinta sebelum job ke press tanpa membuka file separasi. Lihat warnanya, konfirmasi urutannya, setujui.
Untuk orang yang mixing tinta: alih-alih menginterpretasikan daftar nama channel, ada referensi visual yang nyata. Swatch, nomor, nama. Mix dan lanjutkan.
Untuk lingkungan produksi yang sibuk: Color Bar menjadi bagian dari file job. Setiap job yang keluar dari meja design sudah dilengkapi referensi warna.
OmniSeps tidak meminta untuk memilih warna atau memasukkan nilai secara manual. Ia membaca data warna langsung dari setiap channel dalam dokumen — semuanya, secara otomatis.
Apapun channel yang ada dalam separasi, OmniSeps mengambil data warna yang akurat dari masing-masing dan merendernya sebagai swatch yang true-to-color di lembar referensi.
Ini lebih penting dari yang terlihat. Referensi warna manual menjadi kadaluwarsa. Seseorang mengedit channel, lembar referensi tidak diupdate, dan orang yang mixing bekerja dari informasi yang salah. Karena OmniSeps menghasilkan Color Bar langsung dari dokumen live, apa yang terlihat selalu persis apa yang ada di file.
Kalau separasi menggunakan spot color Pantone, OmniSeps membaca langsung dari database Pantone resmi. Swatch warna akurat, dan nama ditampilkan persis seperti seharusnya — PANTONE Blue 072 C, bukan "Blue 072", bukan "072 C".
Ini penting di lantai workshop. Orang yang mixing tinta bekerja dari nama Pantone. Kalau namanya salah atau tidak lengkap, tinta yang salah diambil. Satu kata yang hilang dalam nama Pantone adalah perbedaan antara warna yang benar dan hasil cetak ulang.
Outputnya adalah dokumen Photoshop — background putih bersih, swatch warna tersusun dalam baris horizontal. Setiap swatch cukup besar untuk dibaca dengan jelas. Di bawah setiap swatch ada nomor channel dan nama warna lengkap.
Penomoran cocok dengan urutan channel dalam separasi, sehingga orang yang mixing tinta tahu warna mana yang pertama di press, mana yang kedua, dan seterusnya. Urutan penting dalam sablon — urutan cetak mempengaruhi cara warna berinteraksi — dan Color Bar mempertahankan urutan itu secara visual.
Untuk siapa Color Bar dirancang?
Operator press, orang yang mixing tinta, dan pemilik workshop yang butuh referensi warna visual yang jelas sebelum ke press.
Apakah OmniSeps otomatis mendeteksi warna atau perlu dimasukkan manual?
Otomatis. OmniSeps membaca data warna langsung dari setiap channel dalam dokumen. Tidak perlu input apapun.
Apakah bekerja dengan warna Pantone?
Ya. OmniSeps menyertakan database Pantone resmi. Channel Pantone ditampilkan dengan swatch warna yang akurat dan nama Pantone lengkap yang tidak dimodifikasi.
Bagaimana kalau channel diedit setelah Color Bar dibuat?
Buat ulang. Karena Color Bar membaca dari dokumen live, menjalankannya lagi setelah perubahan apapun memberikan referensi yang up-to-date. Butuh beberapa detik.
Channel apa saja yang dimasukkan dalam Color Bar?
Semua channel dari separasi. Channel utilitas seperti T-Shirt Color di-exclude otomatis — hanya warna tinta yang muncul.
Bisakah Color Bar dicetak?
Bisa. Color Bar adalah dokumen Photoshop standar. Cetak, export sebagai PDF, atau bagikan sesuai preferensi workshop — digital, tercetak, atau dilampirkan ke file job.
Automatic color separation for Photoshop & Illustrator. No credit card required.
Claim Free TrialMau hasil DTF dan DTG terlihat seperti sablon manual? OmniSeps konversi artwork PNG jadi halftone yang bisa dikustomisasi — frekuensi, sudut, dan bentuk titik sesuai selera.
Tanda registrasi otomatis untuk film sablon — dihitung dari desainmu, diberi nomor otomatis, dan sadar arah untuk orientasi film apa saja.