Pecah warna otomatis untuk sablon langsung dari layer Photoshop. Cocok untuk vektor, raster, atau campuran — dengan pengurutan tinta dan trapping bawaan.
9 Mei 2026
Pecah warna manual dari layer Photoshop satu per satu bisa memakan berjam-jam. KnockLayer di OmniSeps mengotomatiskan seluruh proses itu — dari layer menjadi channel spot color yang siap film, lengkap dengan trapping dan knockout, dalam satu klik.
KnockLayer dibangun di sekitar workflow sablon yang paling umum: artwork bergaya vektor dan grafis, di mana setiap warna berada di layer Photoshopnya sendiri. Logo, desain apparel, ilustrasi flat color — susun layer seperti biasa, dan KnockLayer memisahkannya secara otomatis.
Ia juga menangani layer raster dan desain campuran — tekstur cat, elemen fotografis, komponen yang digabungkan dengan flat color. Setiap layer mendapatkan channel spot-nya sendiri terlepas dari cara ia dibangun. Kalau file mengandung layer vektor atau shape, rasterize dulu dan KnockLayer mengambil alih dari sana.
KnockLayer — dan tool preprocessing yang mendahuluinya (Sort Bright, Merge Same Color, CutAll) — hanya bekerja dengan layer raster. Sebelum menjalankan tool apapun, pastikan dokumen tidak mengandung layer non-raster.
Layer ini memblokir seluruh operasi — tool berhenti dan mengidentifikasi layer bermasalah:
Rasterize via Layer > Rasterize > Layer, lalu jalankan lagi.
Layer ini di-skip otomatis — operasi berlanjut tanpa mereka:
Beberapa tool membatasi jumlah warna. KnockLayer tidak. Apakah desain punya 4 spot color atau 24, setiap layer menjadi channelnya sendiri. Separasi menyesuaikan dengan ukuran job.
Aturan standar dalam sablon adalah tinta terang dulu, tinta gelap terakhir. OmniSeps punya fitur Sort Bright yang secara otomatis mengurutkan layer dari paling terang ke paling gelap dengan satu klik.
Tapi urutannya sepenuhnya bisa dikustomisasi. Kalau desain butuh urutan cetak spesifik yang berbeda — efek kreatif tertentu, preferensi workshop, atau permintaan klien — atur layer sendiri sebelum menjalankan KnockLayer. Separasi mengikuti susunan yang sudah dibuat.
KnockLayer bekerja paling baik ketika file yang masuk sudah bersih — satu layer per warna tinta, tidak ada piksel yang overlap, layer dalam urutan yang benar. Kebanyakan file client tidak seperti itu.
OmniSeps punya pipeline preprocessing bawaan yang membereskan semua itu sebelum KnockLayer berjalan:
Deteksi warna — KnockLayer mendeteksi warna setiap layer secara otomatis langsung dari Photoshop — tanpa perlu memilih warna secara manual.
Pembuatan spot channel — Setiap layer menjadi spot channel khusus yang dinamai sesuai layer tersebut. Channel dibangun dari transparansi layer sendiri, sehingga bentuknya selalu pixel-accurate dengan artwork.
Trapping — KnockLayer memperluas area setiap spot channel untuk menciptakan tumpang tindih antar warna yang berdekatan — mencegah celah putih pada saat cetak akibat misregistrasi screen. Ukuran expand diatur langsung dari kolom input Expand di panel tab VECTOR, sehingga kamu bisa menyesuaikan nilai trapping yang sesuai dengan toleransi cetak dan registrasi kamu.
Knockout — Tinta pada setiap channel dijaga agar tidak saling bertumpuk saat proses cetak berlangsung — warna tetap akurat dan tidak bercampur sesuai desain aslinya. Semua proses berjalan otomatis tanpa pengaturan tambahan.
Pembersihan outer — Setiap spot channel dipastikan bersih dan rapi, hanya mencakup area desain yang seharusnya. Tidak ada tinta berlebih yang keluar dari batas artwork kamu.
KnockLayer sepenuhnya non-destruktif. Setiap layer tetap persis seperti adanya sepanjang proses. Layer MERGED dibuat sebagai layer baru yang di-stamp dari yang terlihat — layer asli tidak disentuh.
Terima revisi dari klien? Update layer dan jalankan ulang. Tidak perlu bangun dari awal.
Ketika KnockLayer selesai:
Siap cetak. Tidak perlu cleanup.
KnockLayer and Sort Bright are both built into OmniSeps, a Photoshop plugin designed specifically for screen printing.
Desain apa yang cocok untuk KnockLayer?
Desain apapun di mana setiap warna tinta berada di layer Photoshopnya sendiri. Kalau artwork berasal dari objek vektor — dari Illustrator atau CorelDraw — rasterize layer tersebut di Photoshop dulu sebelum menjalankan KnockLayer.
Apakah ada batas warna?
Tidak. KnockLayer memproses setiap layer dalam dokumen. 4 warna atau 24, setiap layer mendapatkan spot channel-nya sendiri.
Bisakah memakai urutan tinta custom?
Bisa. Terang-ke-gelap adalah standar dan Sort Bright menanganinya secara otomatis, tapi urutannya sepenuhnya bisa dikustomisasi. Atur layer dalam urutan apapun sebelum menjalankan KnockLayer.
Apakah KnockLayer mengubah layer asli?
Tidak. KnockLayer sepenuhnya non-destruktif. Semua layer asli tidak disentuh. Layer MERGED dibuat secara terpisah sebagai composite.
Automatic color separation for Photoshop & Illustrator. No credit card required.
Claim Free TrialMau hasil DTF dan DTG terlihat seperti sablon manual? OmniSeps konversi artwork PNG jadi halftone yang bisa dikustomisasi — frekuensi, sudut, dan bentuk titik sesuai selera.
Tanda registrasi otomatis untuk film sablon — dihitung dari desainmu, diberi nomor otomatis, dan sadar arah untuk orientasi film apa saja.